Analisis Kumulatif Tahun Pelajaran: 2026/2027
Analisis real-time akumulasi penumpukan JP guru yang meminta aktif mengajar berdasarkan checklist:
| Hari | Jumlah Guru Siap Masuk | Estimasi Beban Tertumpu | Tingkat Kepadatan Hari |
|---|---|---|---|
| Sabtu |
0 Orang Guru
Tidak ada guru aktif
|
0 JP |
Konsentrasi Beban: 0%
Longgar
|
| Ahad |
0 Orang Guru
Tidak ada guru aktif
|
0 JP |
Konsentrasi Beban: 0%
Longgar
|
| Senin |
0 Orang Guru
Tidak ada guru aktif
|
0 JP |
Konsentrasi Beban: 0%
Longgar
|
| Selasa |
0 Orang Guru
Tidak ada guru aktif
|
0 JP |
Konsentrasi Beban: 0%
Longgar
|
| Rabu |
0 Orang Guru
Tidak ada guru aktif
|
0 JP |
Konsentrasi Beban: 0%
Longgar
|
| Kamis |
0 Orang Guru
Tidak ada guru aktif
|
0 JP |
Konsentrasi Beban: 0%
Longgar
|
Jika algoritma *Auto-Schedule* mengalami kegagalan plotting (Gagal JP akibat penumpukan hari off), berikut adalah langkah mitigasi kurikulum yang terukur:
Terjadi penumpukan ekstrim di mana mayoritas guru memilih hari tertentu (misal: semua minta libur di hari Senin/Jumat). Lakukan koordinasi agar guru dengan beban JP besar (>12 JP) **wajib membuka checklist minimal 4 hari aktif**.
Dalam logika `index.php`, hari Senin, Rabu, Kamis, dan Jumat dibatasi sampai jam ke-8. Jika status rasionallitas kritis, ubah kondisi batas `$jam > 8` di file engine untuk memberikan relaksasi ruang gerak bagi mata pelajaran dengan beban tinggi.
Guru yang mengajar mapel bermuatan besar (misal: 4 JP sekaligus) sebaiknya dipecah menjadi paruh waktu (2 JP + 2 JP) pada hari yang berbeda agar algoritma memiliki fleksibilitas tinggi dalam menyisipkan jadwal di slot-slot kosong kecil.
Gunakan menu `rekap_beban.php` dan `validasi_beban.php` untuk memangkas atau mendistribusikan ulang beban asisten mengajar jika ditemukan guru dengan total beban JP yang tidak proporsional dengan jumlah hari aktif yang mereka pilih.